Minggu, 03 Maret 2019

Soal IPA SMP Kelas 7

UTS  IPA  SEM 2 Kelas 7 (K.2013)

1. Struktur organisasi meliputu : 1. Jaringan,  2. Sel,  3. Organ,  4 Sistem organ.,   5. Individu. Hirarki Organisasi kehidupan yang benar adalah ….
a. 1-2-3-4-5
b. 1-4-2-3-5
c. 2-1-4-3-5
d. 2-1-3-4-5

2. Sekelompok jaringan akan mebentuk fungsi tertentu adalah …
a. Sel
b. Organ
c. Individu
d. Jaringan

3. Berikut pernyataan yang berhubungan dengan sel eukariotik, adalah….
a. Terdapat pada bakteri
b. Sudah  memiliki membrane inti
c. terdapat pada hewan sederhana
d. Terdapat pada organisme satu sel

4. Sel terdiri atas 3 bagian utama yaitu
a. Inti- Mitokondria– membran sel
b. Sitoplasma – membrane – inti sel
c. Klorofil – membrane sel - mitokondria
d. Dinding sel – membrane sel – sitoplasma
Perhatikan gambar sel berikut untuk soal nomor 5, 6 dan 7

5. Gambar tersebut adalah …
a. Sel tumbuhan, karena ber membran
b. Sel tumbuhan, karena ber dinding
c. Sel hewan, karena ber membran
d. Sel hewan, karena ber dinding

6. Bagian sel yang mengatur seluruh kegiatan sel adalah ….
a. No 1
b. No 4
c. No 5
d. No 9

7. Nomor yang membedakan sel tumbuhan dengan sel hewan adalah …
a. 1,  2 dan 5
b. 5,  6 dan 8
c. 3 , 4 dan 9
d. 7,  6 dan 8

8. Organel yang berperan dalam proses respirasi sel/oksidasi adalah …..
a. lisosom
b. Ribosom    
c. inti/nukleus
d. Mitokondria

9. Sel tumbuhan bentuknya tetap, karena sel tumbuhan memiliki …
a. Membrane sel
b. Mitokondria
c. Dinding sel
d. Inti sel

10. Perhatikan gambar berikut




       1 2
Gambar tersebut berturut turut adalah …
a. Sel otot  dan sel saraf
b. Jaringan otot  dan sel saraf
c. Jaringan  saraf dan sel otot
d. Jaringan saraf dan jaringan otot

11. Perhatikan gambar  
jumlah jaringan yang terbentuk adalah
a. 3
b. 4
c. 5
d. 8

12. Perhatikan gambar

Jaringan yang menunjukan jaringan pengangkut adalah ….
a. 2       
b. 3
c. 4
d. 5

13. Jaringan yang emnyebabkan batang tumbuhan menjadi tinggi  adalah jaringan…
a. Meristem apical
b. Cambium
c. Xylem
d. Floem

14. Jaringan hewan  yang berfungsi sebagai pelindung dalah ….
a. Epitel
b. Epidermis
c. Dinding sel
d. Membrane  sel

15. Perhatikan gambar

System organ – organ – jaringan dan  sel secara urut adalah …
a. 1-3-4-5
b. 5-4-3-1
c. 1-2-3-5
d. 5-3-4-1

16. Berikut organ organ :
1. Kerongkongan,      
2. Tenggorokan,
3. Oesofagus,
4. Bronkiolus ,                       
5. Paru paru.
Organ penyusun system saluran pernapasan yang benar dan urut adalah …
a. 2-3-4 c.   2-3-5
b. 1-3-5 d.   2-4-5

17. Organ ekskresi yang yang mengeluarkan urine adalah…
a. Hati
b. Kulit
c. Ginjal
d. Paru paru

18. Lingkungan dibedakan menjadi 2, yaitu lingkungan biotik dan lingkungan abiotik. Berikut yang merupakan lingkungan biotik adalah . . . .

a. Terdiri atas air, udara, dan tanah
b. Sebagai habitat flora dan fauna
c. Menunjang manusia dan aktivitasnya
d. Disusun produsen, konsumen, dan pengurai

19. Saat kamu melakukan pengamatan di kolam dekat sekolah, dibawah ini yang mana menurutmu termasuk komponen biotik……
a. Ikan-air-tanaman-katak
b. Air-batu-tanah-tanaman
c. Udara-air-tanah-cahaya
d. Tanaman-ikan-lumut-kodok

20. Berikut komponen abiotik dalam suatu ekosistem yang benar adalah…
a. Karbondioksida, air, klorofil dan cahaya
b. Tanah, air, tumbuhan dan hewan
c. Air, bakteri, cahaya dan udara
d. Udara, suhu, tanah dan air

21. Jika di suatu ekosistem   terdapat 5 burung,  serumpun bambu,15 ekor belalang, 6 ekor katak, 1 ekor ular, dan ada sinar matahari, maka yang disebut individu adalah . . . .
a. 5 ekor burung
b. 6 ekor katak
c. Seekor ular
d. Serumpun bambu

22. Individu sejenis yang tinggal disuatu daerah tertentu pada waktu yang bersamaan adalah...
a. Komunitas
b. Populasi
c. Individu
d. Bioma

23. Bioma yang paling banyak jenis hewan dan jenis tumbuhannya adalah …
a. Gurun
b. Hutan tropis
c. Padang pasir
d. Padang rumput

24. Satu kesatuan interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya adalah …
a. Komunitas
b. Ekosistem
c. Populasi
d. Biosfer

25. Dalam suatu ekosistem air, terdapat beberapa komponen, antara lain
1. zooplankton
2. Fitoplankton
3. ikan besar
4. Ikan kecil
Dari beberapa komponen-komponen tersebut, dapat disusun suatu rantai makanan. Susunan rantai makanan yang benar adalah . . . .
a. 4 – 2 – 3 – 1
b. 3 – 1 – 4 – 2
c. 2 – 1 – 4 – 3
d. 1 – 2 – 3 – 4

Perhatikan gambar ekosistem persawahan untuk menjawab soal no 26 s.d 28)










26. Bila dalam ekosistem tersebut ular habis diburu manusia, maka yang dapat diupayakan manusia agar hama tikus tidak mengganggu pertanian padi adalah . . . .
a. menjaga kelestarian elang
b. menjaga kelestarian katak
c. membasmi hama belalang dengan pestisida
d. mengusir burung pemakan padi

27. Jumlah rantai makanan gambar jaring jaring makanan  diatas  adalah …
a. 4
b. 5
c. 6
d. 7

28. Yang berperan sebagai konsumen tingkat 2 pada jaring jaring makanan diatas  adalah …
a. ayam, burung dan belalang
b. burung, ayam dan elang
c. katak,  elang dan ular
d. tikus, ular dan elang

29. Perhatikan gambar berikut

Yang menduduki nomor 1 adalah
a. Pengurai
b. Produsen
c. Konsumen tk 2
d. Konsumen tk 1

30. Pada arus energy yang berperan sebagai energy utama adalah …
a. Cahaya matahari
b. Konsumen
c. Produsen
d. Pengurai

31. Berikut interaksi makhluk hidup
1. Tumbuhan tali puti dengan inangnya
2. Tumbuhan paku dengan palem
3. Bakteri coli pada usus manusia
4. Benalu dengan pohon jati
Yang bersimbiosis parasitisme adalah …
a. 1 dan 3
b. 1 dan 4
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4

32. Baktaeri pertumbuhannya  terganggu karena disekitarnya terdapat jamur pinicilium, interaksi organisme tersebut adalah …
a. Komensalisme
b. Mutualisme
c. Parasitisme
d. Antibiosis
33. Perhatikan gambar berikut :

Interaksi yang terjadi adalah …
a. Kompetisi
b. Predasi
c. Simbiosis
d. antibiosis

34. Berikut ciri organisme autotroph, kecuali
a. makanan diperoleh dari organisme lain
b. dapat membuat makanan sendiri
c. melakukan fotosintesis
d. daun berklorofil

35. Yang berperan sebagai dekompuser/pengurai adalah …
a. jamur dan lumut
b. cacing dan lumut
c. jamur dan bakteri
d. bakteri dan cacing

36. Dalam rantai makanan kelinci makan  sayuran  , maka peran kelinci adalah
a. autotroph-produsen        
b. autotroph-herbivora
c. heterotroph-produsen     
d. heterotroph-herbivora

37. Berikut saling ketergantungan hewan dengan tumbuhan yang benar adalah …
a. tumbuhan tergantung oksigen yang dihasilkan hewan
b. hewan tergantung oksigen yang dihasilkan tumbuhan
c. tumbuhan tergantung oksigen untuk fotosintesuis
d. hewan tergantung karbondioksida untuk respirasi

38. Pencemaran dengan indikasi : rasa berubah, warna berubah dan berbau, adalah …

a. Pencemaran air
b. Pencemaran tanah
c. Pencemaran suara
d. Pencemaran udara

39. Agar tidak terjadi pencemaran air oleh bakteri E. Coli, seharusnya jarak antara septi tank dengan sumber air adalah…
a. kurang dari 10 meter
b. kurang dari 5 meter
c. lebih dari 10 meter
d. lebih dari 7 meter

40. Di suatu ekosistem perairan terdapat zooplankton, ikan kecil, ikan besar, dan fitoplankton, maka DDT akan terakumulasi pada… .
a. fitoplankton
b. zooplankton
c. ikan kecil
d. ikan besar

41. Dampak yang ditimbulkan bila terjadi pencemaran zat organic pada perairan adalah …
a. hewan lain yang bermanfaat ikut mati
b. punahnya populasi burung tertentu
c. terakumulai pada konsumen akhir
d. bloomimg algae

42. Dampak yang ditimbulkan polutan  CFC adalah....
a. Pencemaran udara di dalam rumah
b. Pencemaran udara sekitar perumahan
c. Rusaknya lapisan Ozon
d. Efek rumah kaca

43. Polutan yang dihasilkan alat alat pendingin yang menggunakan Freon dan alat alat Sprery adalah …
a. CO
b. CO2
c. SO
d. CFC

44. Polutan yang menyebabkan hujan asam adalah …
a. CO dan CO2
b. H2S dan NO
c. NO dan CFC
d. CO2 dan CFC

45. Penggunaan pupuk yang terus-menerus akan mengakibatkan...
a. Tanah menjadi lebih subur
b. Berkurangnya hara tanah
c. Menurunnya hama penyakit
d. pH/keasaman  tanah meningkat

46. Salah satu cara menanggulangi pencemaran  yang disebabkan oleh limbah pabrik yaitu…
a. mengurangi dan menutup industri bahan kimia
b. membatasi penggunaan bahan kimia
c. membuang limbah pabrik sedikit demi sedikit
d. mengolah limbah pabrik sebelum dibuang

47. Untuk membrantas hama tanpa mencemari lingkungan dengan menggunakan prerdatornya, misalnya membrantas tikus dengan menyebar ular, hal yang dilakukan adalah …
a. biopestisida
b. bioremidiasi
c. biological control
d. konverter katalitik

48. Berikut penanganan bahan pencemar yang berupa bahan organic yang benar, kecuali …
a. Didaur ulang
b. Dibuat pupuk
c. Dibuat biogas
d. Dibuat makanan ternak

49. Untuk mengurangi limbah rumah tangga, Ibu bila kepasar membawa tas kranjang untuk membawa barang yang dibeli sehingga setiap membeli barang tidak perlu dibungkus, hal yang dilakukan Ibu adalah …
a. Reduce
b. Recycle
c. Reuse
d. Repair

50. Proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme ( jamur dan bakteri ) adalah …
a. On site
b. Off site
c. Remediasi
d. Bioremidiasi



Jumat, 01 Maret 2019

Lamaran Kerja (contoh)

Pasaman 7 Februari 2019


Perihal : Lamaran Pekerjaan
Lamp. : 5 Berkas

Kepada
Yth. HRD PT. ARTHA PRADJA MANDIRI
Di Jln. Bandung No. 7 Asratek, Ulak Karang Padang

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama     :   Bambang Nurwanto Saputra, S.Si
Tempat/Tanggal Lahir  :   Jambak, 30 September 1993
Pendidikan Terakhir     :   S1 Biologi Fakultas MIPA Universitas Andalas, Padang
Agama     :   Islam
Jenis Kelamin     :   Laki-laki
Alamat    : Jorong Jambak Jalur 7 Timur Nagari Lingkung Aua Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat.

Dengan ini saya mengajukan permohonan kiranya Bapak/Ibu berkenan menerima saya untuk mengisi lowongan yang kosong SEBAGAI SALESMAN dan bekerja di Perusahaan yang bapak/ibu pimpin.
Sebagai bahan pertimbangan bersama ini saya lampirkan kelengkapan administrasi sebagai berikut :
1. Daftar Riwayat Hidup;
2. Foto copy ijazah;
3. Foto copy transkrip nilai;
4. Foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP);
5. Pasfoto terbaru ukuran 3x4 dan 4x6 sebanyak 1 lembar

Demikian permohonan ini saya buat, atas perhatiaannya, saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya


Bambang Nurwanto Saputra, S.Si

Kamis, 20 Desember 2018

Gubernur Rasa Presiden

Gubernur Rasa Presiden
Oleh: Bambang Nurwanto S. (Guru SMP IT Al Kahfi, Pasbar)
 
Mencari Dosa Anis
Menarik, membaca tulisan dari bapak Tony Rosyid (Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa). Dalam tulisannya beliau memaparkan beberapa dosa dari pak Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta saat ini.  
Apa dosamu Anies? Itulah pertanyaan publik yang tak berhenti hingga hari ini. Kamera TV diawasi agar wajah Anies tak muncul. Demonstrasi dikirim setiap hari di Balaikota. Media menghindar saat Anies menerima tiga katagori penghargaan dari KPK. 40 Marbot masjid diumrohkan Ahok, media gempar. Anies memberangkatkan 267 marbot, tak ada kabar beritanya. Mau bangun GOR untuk Persija di BMW, anggaran dihadang di DPRD. Peristiwa dan drama ini adalah sebagian dari fakta yang bocor ke publik. Banyak peristiwa yang kabarnya hanya disimpan oleh Anies sendiri. Kenapa tidak dipublis? Anies seorang gubernur. Itu jabatan politik. Politisi mesti berani mengahadapi risiko politik. Anies seorang  pemimpin, Ibu Kota Jakarta lagi, pantang untuk mengeluh.

Sekali lagi, publik yang awam masih penasaran, apa dosamu Anies, sehingga harus menghadapi kekuatan-kekuatan yang terus menghambat untuk membangun prestasi Jakarta? Dalam salah satu wawancara TV swasta, Jaya Suprana mengungkap bahwa dosa Anies terbesar adalah karena ia menjadi gubernur DKI. Seandainya di Pilgub DKI Anies kalah, nasibnya tak seperti sekarang. Jaya Suprana jujur. Ini sebuah ungkapan yang otentik. Tapi, ini baru salah satu dosa Anies. Ada dosa lainnya?

Reklamasi disegel. Alexis ditutup. Proyek-proyek raksasa yang telah direncanakan tak dapat ruang untuk dilanjutkan. Semua berhenti, karena kesempatan ijin tak ada. Ini tentu adalah ancaman. Anies adalah sumber ancaman bagi proses kapitalisasi Jakarta. Inilah dosa besar Anies kedua. Masih ada satu dosa lagi, dan ini lebih besar. Apa itu?

Publik memberi identitas bahwa Anies adalah Gubernur rasa Presiden. Dari cara bicara, bersikap dan jaga wibawa, terutama di hadapan para pemimpin internasional, Anies menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin kelas dunia. Sederhana cara mengukurnya. Bandingkan Anies dengan presiden yang ada. Akan kelihatan kelas Anies.

Yang dibutuhkan dari seorang pemimpin itu kerja, bukan bicara. Salah! Inilah yang selama ini meracuni pikiran rakyat. Kerja, kerja, kerja. Perlu diluruskan. Kerja itu penting. Bahkan sangat penting. Tapi bukan kerja yang asal kerja. Mesti kerja yang smart, terencana, dan terukur semua manfaat dan risikonya. Agar berhasil, kerja harus diawali dengan gagasan yang matang, konsep yang terukur, baru kerja bisa diwujudkan dengan baik. Soal ini, Anies telah membuktikannya. DP 0%, OK Oce dan transportasi terkoneksi adalah diantara hasil kerja yang terukur itu.
           Bagi Anies, seorang pemimpin harus satu kata dan perbuatan. Menunaikan janji-janji politik yang terukur dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Jelas keberpihakannya kepada rakyat yang layak mendapatkan pembelaaan. Dan Anies secara bertahap telah mulai membuktikannya. Inilah yang mungkin disebut Anies sebagai kerja berbasis gagasan dan narasi. Tak terlalu salah jika publik kemudian memberi julukan Anies sebagai Gubernur rasa Presiden. Julukan ini di satu sisi membanggakan bagi rakyat Indonesia. Jakarta sebagai ibu kota dan estalase Indonesia dipimpin oleh seorang gubernur sekelas presiden. Tapi disisi lain, secara politis, akan menjadi ancaman bagi pihak yang merasa terancam. Gubernur rasa Presiden adalah strata sosial-politik yang melahirkan persepsi adanya dua matahari kembar di negeri ini. Inilah yang jadi salah satu sumber kerisauan, sehingga terjadi berbagai tragedi yang seharusnya tak perlu terjadi.
           Anies adalah pemimpin potensial untuk Indonesia kedepan. Pohonnya terus tumbuh dan membesar. Akarnya makin kuat. Buahnya sudah mulai bisa dinikmati di negeri ini. Ada pihak yang tak ingin pohon itu terus berbuah. Mereka ingin memotong pohon itu. Caranya? Pertama, Jauhkan Anies dari media. Tekan sebisanya agar popularitas dan hasil kerja Anies tak tampak di mata publik. Sebaliknya, viralkan info yang berpotensi men-down grade nama Anies. Lakukan terus menerus _negatif dan black campign._ Kedua, hambat prestasinya. Ganjal usulan program dan anggaran Anies di DPRD. Ketiga, cari terus kesalahan dan dosanya.

Jika saat ini ada yang melaporkan _salam dua jari_ Anies ke Bawaslu, itu tak terlalu mengagetkan. Sebelumnya, Anies juga pernah dilaporkan soal "pribumi". Publik punya persepsi bahwa itu adalah bagian dari proses pencarian dosa Anies dan _negatif campign.
Kenapa pelapor tidak melaporkan sejumlah kepala daerah yang memberi dukungan secara vulgar kepada petahana? Kenapa juga tak melaporkan salah seorang bupati di Jawa Barat yang mengajak camat, lurah, RW dan RT untuk mengkampanyekan Paslon tertentu? Sekali lagi, karena mereka bukan ancaman. Sementara Anies? Dosanya dibutuhkan agar Gubernur rasa Presiden ini tidak lagi merisaukan pihak istana.

Selasa, 18 Desember 2018

Nazar Cinta

VIII. NAZAR CINTAKU UNTUK CIPTAAN-MU
.
.
.
Lama keduanya saling diam. Hingga akhirnya, Aisha memberanikan diri untuk berbicara. Meski lidahnya terbata, matanya sedikit berkaca memandang pria yang ada di hadapannya. Baru ini ia mau membuka cadar yang selama ini dipakainya di depan pria yang baru ia kenal.
.
.
A: Menunggu itu fitrah bukan?
.
B: Ya... mungkin bagimu, tapi aku tak ingin kau menungguku
.
A: Kenapa? Bukankah kau yg telah menghadirkan indah di hidupku dan aku telah pantaskan diriku untuk menunggumu...
.
B: Indah bukanlah ciptaanku, Allahlah yg menghadirkannya utkmu lewat aku. Aku tidak pantas kau tunggu. Karena Allah memerintahkanku utk segera menjemputmu.
.
A: Apakah kau berjanji akan menjemputku?
.
B: Tidak
.
A: Kenapa? Jgn mengingkari perintah Tuhanmu.
.
B: Itu bukan janjiku...
.
A: Kau tidak mencintaiku?
.
B: Laknat Allah akan menimpaku jika tak mensyukuri dan mencintai CiptaanNYa...
.
A: Lalu...
.
B: Itu bukan janjiku... Tapi itu NAZARKU.
.

Seketika waktu berlalu... Pria muda itu menutup matanya yg sendu.. Butiran lembut air mata cinta membening di pipi kiri dan kanannya... Matanya masih terpejam... Infusnyapun tak berjalan. Kini ia telah tenang dipelukan sang tuhan.
.
. "Kebahagiaan ini masih tertunda. Ternyata kitalah yang sama-sama menunggu. Jika kita tidak bertemu, aku yang kan merayu tuhanku untuk menghadirkanmu di syurga firdhaus"
Iyya kana'budu... waiyyakanasta'in... Allah Pelindungmu...
.
.
.
#VIII Nazar Cinta (Pesona Danau Cinta)
#pengagumcahaya

Kamis, 22 November 2018

Senjaku Diam-Puisi-puisi Pengagum Cahaya

bambangbns.blogspot.com
(SENJAKU DIAM)
*Bambang Nurwansa

Senja... Rasa itu masih sama
Jangan diam, tersenyumlah perlahan
Walau engkau kan hilang saat malam menjelang

Senja... Kejora kini kusayang
Cepatlah pulang... Jangan diam
Malam akan segera datang
Senja takkan pulang...
Ia ingin menjadi bintang yang kau sayang

Senja... Jangan diam... Cinta itu takkan hilang
Ia adalah cahaya disaat malam menjelang

Senja tak ingin diam... Senja bilang:
“Malam ini kejora tak datang...
Karena Allah menghadirkan cinta dalam bentuk hujan,
Bukan bintang”

Seindah Cahaya-Puisi-puisi Pengagum Cahaya

(SEINDAH CAHAYA)
*Bambang Nurwansa

Cahaya itu isyarat cinta
Hadir di senja pertama
Saat suara cinta memanggil mesra
Cahaya itu berharap senja
Menciptakan bahagia disaat adzan menyapa

Senyum itu ibadah rasa
Hadirkan ikhlas di dalam jiwa
Nikmat itu kekuatan hati
Yang harus disyukuri
Dalam setiap denyut nadi


Dan Hujan-Puisi-puisi Pengagum Cahaya

(DAN HUJAN)
*Bambang Nurwansa

Air terlepas dari pelukan sang awan
Bebas menghempas laut harapan
Hujan mengindahkan sebuah tujuan
Tuhan menghadirkan semangat kebahagiaan

Dan hujan...
Lihatlah bagaimana ia menciptakan kebahagiaan
Menjadikan bunga yang indah kembali bermekaran
Saat hujan..

Selasa, 20 November 2018

Temukanlah Indah Samudera Cinta Yang Esa

Terkadang hidup tidak seperti yang kita inginkan, namun jadilah seperti apa yang diinginkan oleh hidup...


Anak: Ayah, ajarkan aku jadi nelayan yang baik, bisa?

Ayah: Kenapa engkau bertanya seperti itu nak? Apakah selama ini kita bukan nelayan yang baik!!

Anak: Sepertinya belum yah, karena nelayan yang baik seharusnya juga mendapatkan ikan dengan kualitas dan kuantitas yang baik. Nah sekarang kita belum mendapatkan yang seperti itu kan? Bahkan banyakpun ikan yang kita dapat namun belum banyak pembeli yang melirik ikan kita.

Ayah: Nak, semua butuh proses. Ikan di laut tidak bisa didapatkan begitu saja. Tidak mudah nak, tidak. Engkau pergi mengayuh perahumu dan berlayar menuju lautan luas. Jangankan ikan yang kau jelang. Pulangmu dengan senyuman saja sudah ayah nantikan. Jadi, bukan banyaknya ikan atau kualitas dari jenis apa yang kau dapat. Tapi lebih-lebih adalah niatmu untuk mencari ikan di lautan itu untuk apa serta caramu mendapatkan ikan itu bagaimana. Ingat nak, semua itu ada baik dan buruknya. Jika kau menganggap itu baik, maka baiklah dia. Jika kau menganggap itu buruk, maka buruklah dia.

Anak: ...... (Garuk-garuk kepala yang tidak gatal, cengengesan).

Ayah: Nak, ayah tahu setiap engkau melaut, ada saja ikan yang engkau lepaskan karena tidak tega melihat ika itu kan. Dan ada saja air mata yang jatuh dari kedua mata mungilmu ketika melihat ada ikan yang mati terjerat di jaring. Nak, itu sudah meyakinkan ayah bahwa engkau adalah nelayan yang baik. (Tersenyum, seraya mengelus kepala anaknya)

Anak: (dengan mata yang berbinar) ... Jadi, ayah tahu? Semua yang aku lakukan ketika di lautan??

Ayah: iya, aku kan AYAHMU...


"Jadilah engkau untuk sesabar-sabarnya, sekuat-kuatnya. Jadikanlah cinta kepada Allah jatuh pada titik ketaatan, melewati batas rasa dan suka. Mendahului datangnya cahaya. Jangan sampai karena seorang nelayan yg tidak baik sikapnya menjadikanmu benci pada semua nelayan. Sehingga menimbulkan kegundahan dan ketidak semangatan menjalani kehidupan. Ingat, nelayan yang baik akan mendapatkan ikan-ikan dengan jenis dan kualitas yang baik pula. Begitupun sebaliknya. Jalanmu masih panjang, impianmu masih terbentang. Sekaranglah giliranmu, lihatlah dunia dan kejar mimpi-mimpi besarmu."

Rabu, 30 November 2016

Ternyata Suka


TERNYATA SUKA

Mungkin makna bukan prioritas bagi setiap rasa... 
Terkadang ia hanya keinginan belaka atau bisa juga sekedar ketidaktahuan... 
Seperti mata, yang malamnya terjaga terlalu lama sehingga siang tak mampu menahan sayupnya...

Mungkin rasa tidak terpatri pada manisnya...
Tapi terhanyut oleh cinta yang hadir karena kisahnya...
Mungkin rasa awalnya tak mengerti apa-apa...
Tapi karena pahitnya yang tak pernah menyergap dalam jiwa
dan pada suatu masa ia hadir membalut makna... 

Bukan beda yang menyatukan kita dalam suka... 
Tapi syukur nikmatnya yang terhaturkan dalam dzikir kita adalah peran utama... 
Yang menjadikan kita sebagai HAMBA SEJATINYA...

Annallaha mawlakum...
Subahanallah...
walhamdulillah...  


Sabtu, 08 Oktober 2016

TAUBAT (Riyadhus Shalihin - IMAM NAWAWI)






Para alim-ulama berkata:

"Mengerjakan taubat itu hukumnya wajib dari segala macam dosa. Jikalau kemaksiatan itu terjadi antara seseorang hamba dan antara Allah Ta'ala saja, yakni tidak ada hubungannya dengan hak seseorang manusia yang lain, maka untuk bertaubat itu harus menetapi tiga macam syarat, yaitu: Pertama hendaklah menghentikan sama sekali-seketika itu juga dari kemaksiatan yang dilakukan, kedua ialah supaya merasa menyesal karena telah melakukan kemaksiatan tadi dan ketiga supaya berniat tidak akan kembali mengulangi perbuatan maksiat itu untuk selama-lamanya. Jikalau salah satu dari tiga syarat tersebut di atas itu ada yang ketinggalan maka tidak sahlah taubatnya.

Apabila kemaksiatan itu ada hubungannya dengan sesama manusia, maka syarat-syaratnya itu ada empat macam, yaitu tiga syarat yang tersebut di atas dan keempatnya ialah supaya melepaskan tanggungan itu dari hak kawannya. Maka jikalau tanggungan itu berupa harta atau yang semisal dengan itu, maka wajiblah mengembalikannya kepada yang berhak tadi, jikalau berupa dakwaan zina atau yang semisal dengan itu, maka hendaklah mencabut dakwaan tadi dari orang yang didakwakan atau meminta saja pengampunan daripada kawannya dan jikalau merupakan pengumpatan, maka hendaklah meminta penghalalan yakni pemaafan dari umpatannya itu kepada orang yang diumpat olehnya.

Seseorang itu wajiblah bertaubat dari segala macam dosa, tetapi jikalau seseorang itu bertaubat dari sebagian dosanya, maka taubatnya itupun sah dari dosa yang dimaksudkan itu, demikian pendapat para alim-ulama yang termasuk golongan ahlulhaq, namun saja dosa-dosa yang lain-lainnya masih tetap ada dan tertinggal - yakni belum lagi ditaubati.

Sudah jelaslah dalil-dalil yang tercantum dalam Kitabullah, Sunnah Rasulullah s.a.w.
serta ijma' seluruh ummat perihal wajibnya mengerjakan taubat itu.

Allah Ta'ala berfirman:
"Dan bertaubatlah engkau semua kepada Allah, hai sekalian orang Mu'min, supaya engkau
semua memperoleh kebahagiaan." (an-Nur: 31)

Allah Ta'ala berfirman lagi:
"Mohon ampunlah kepada Tuhanmu semua dan bertaubatlah kepadaNya." (Hud: 3)

Dan lagi firmanNya:
"Hai sekalian orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang nashuha -
yakni yang sebenar-benarnya." (at-Tahrim: 8)

Keterangan:
Taubat nashuha itu wajib dilakukan dengan memenuhi tiga macam syarat
sebagaimana di bawah ini, yaitu:
(a) Semua hal-hal yang mengakibatkan diterapi siksa, kerana berupa perbuatan
yang dosa jika dikerjakan, wajib ditinggalkan secara sekaligus dan tidak diulangi lagi.
(b) Bertekad bulat dan teguh untuk memurnikan serta membersihkan diri sendiri
dari semua perkara dosa tadi tanpa bimbang dan ragu-ragu.
(c) Segala perbuatannya jangan dicampuri apa-apa yang mungkin dapat
mengotori atau sebab-sebab yang menjurus ke arah dapat merusakkan taubatnya itu.

#Riyadhus Shalihin-Imam Nawawi

MENJAGA KESUCIAN WANITA MUSLIM



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh... Islam merupakan agama yang sempurna. Seluruh ajarannya bersumber dari wahyu Allah yang tidak akan berubah sampai kapanpun. Allah Subahanahuwata'ala telah memberikan aturan-aturan dengan rinci. Dengan aturan-aturan itu, seluruh problem hidup makhlukNYA dalam situasi dan kondisi apapun đapat diselesaikan dengan memuaskan tanpa ada satu pun yang dirugikan.
KEDUDUKAN WANITA SETELAH DATANGNYA ISLAM
Sebelum islam datang, kaum wanita dipandang rendah dan hina, diperbudak dan dilecehkan, serta dimiliki dan tidak boleh memiliki. Bahkan hal itu terjadi di beberapa kalangan ahli kitab dan beberapa penganut agama. Setelah sinar ISLAM memancar terang dengan munculnya dakwah yang dibawa oleh nabi kita Muhammad Salallahu alaihiwassalam, mereka dilepaskan dari belenggu perbudakan yang menyakitkantersebut. Islam memberi mereka karunia yang amat agung. ALLAH SWT berfirman kepada Rasul NYA Muhammad SAW dalam Al-qur'an surah Al-Muntahanah ayat 12. Yg berbunyi:
"Wahai Nabi! Apabila perempuan-perempuan mukmin datang untuk mengdakan janji setia, bahwa mereka tidak akan mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuhanak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka kepada Allah. Sungguh Allah maha pengampun, maha penyayang." (QS. AL-Muntahanah: 12)
Ya, ayat diatas merupakan salah satu penyangga utama akidah, tentang bagaimana islam memperlakukan wanita-wanita yang memiliki janji setia kepada nabinya, wanita wanita yang senantiasa berserah diri untuk memohon ampunan Sang penciptanya Allah aza wajalla... Allah, Tuhan Semesta alam.
Masih banyak hal yang perlu dipelajari dan disyukuri didunia ini... "Temukanlah cara terbaikmu untuk bersyukur kepada Allah"
Semoga Bermanfaat


Senin, 03 Oktober 2016

19 September

JANGAN BERSEDIH BIDADARI

Ketika 19 September berpaling muka...
Aku bermimpi tentang rasa, dibangunkan doa yang masih tertera
Memahami rasa di gelapnya gulita, rembulan kulihat sebatang kara
Mengusap mata yang baru terbuka,hempaskan mimpi yang tak pernah nyata

Sayup kudengar bidadari dunia, melantunkan zikir penuh air mata
Sendu, penuh rindu, dan mengharukanku...
Aku masih terjaga, sendiri ku ingat senja
masihkan ia setia saat kan datang gulita

Air mata senja tak lagi bicara, hilang tanpa luka
Aku bicara pada hati, pantaskah aku jadi saksi
Mendengar tangisan bidadari, yang jatuh lalu terhenti dimalam sunyi...

KERINCI,
19September2016#BNS-BambangNurwantoSaputra

Kamis, 08 September 2016

Senja Penutup Langit




SENJA PENUTUP LANGIT

Air itu membutir dikedua matamu
Menunggu hujan menyamarkan hadirku
Turun menyapa dedaunan yang bisu
Tersenyum hangat kepadamu yang pilu

Senja itu semakin tua…
Bertahan diujung cinta
Menyaksikan ribuan doa
Hadirkan terang dalam gulita

Meniti dari hati ke hati
Melintas lautan, menyentuh awan
Beriring membekas dalam rindu
Perlahan langkah kaki berlalu
                                                                                           
Doa itu takkan layu
Membalut senja yang kaku
Menyentuh hatimu
Dalam pelukan Rahmat-MU

                SENJAMU BERLALU….


PADANG-SICINCIN,

5 SEPTEMBER 2016

Jumat, 03 Juni 2016

MENJADI WANITA SHALEHAH KARENA NASIHAT SEORANG PEMUDA

Mungkin sedikit orang yang menyadari bahwa istiqomah dalam ketaatan adalah salah satu bentuk dakwah, orang-orang memahami bahwa dakwah hanyalah penyampaian dalam bentuk lisan, tulisan, atau pelajaran. Penulis pernah mendengar salah seorang da’i menyampaikan sebuah kisah tatkala ia berada di Amerika. Da’i ini adalah seorang yang berasal dari Arab Saudi. Tatkala dia ke Amerika dan menjadi pemateri di sebuah pertemuan tak disangka ada seorang pemateri juga berasal dari Arab Saudi namun sudah 40 tahun tinggal di Amerika. Tatkala ia melihat da’i ini, ia pun merasa malu dengan penampilan sang da’i yang sesuai dengan latar belakang Arabnya; memkai jubah dan mengenakan gurtah. Lalu ia menegur sang da’i untuk mengganti apa yang ia pakai karena itu terkesan kuno dan terbelakang, beda dengan penampilannya. Sang da’i tidak menanggapi serius perkataannya.

Yang mengagetkan adalah saat orang Arab Saudi –Amerika- ini melihat sang da’i menunaikan shalat di sela-sela break acara. Ia mulai terenyuh dan mengingat kembali siapakah dia ini sebenarnya. Ketika masjid atau tempat shalat sepi, ia masuk ke dalamnya dan menunaikan shalat sambil menangis tersedu-sedu. Sehabis shalat sang da’i menanyakan apa yang terjadi padanya. Ia menjawab sudah 40 tahun ini aku tidak shalat, dan aku baru teringat akan hal itu ketika melihatmu menunaikan shalat.

Itulah istiqomah dan itulah dakwah, istiqomah dalam ketaatan itu bisa menginspirasi pelaku dosa untuk bertaubat dan berhenti dari perbuatan dosanya.

Sebagaimana kisah berikut ini, seorang pemuda yang shaleh, menginspirasi seorang wanita yang hidupnya dipenuhi kelalaian dan jauh dari nila-nilai ketaatan kepada Allah. Berikut kisahnya…

Dari Ahmad bin Said dari bapaknya, ia berkisah:
Di Kufah terdapat seorang pemuda yang rajin beribadah. Ia selalu ke masjid, tidak pernah tidak. Ia juga seorang yang tampan dan baik. Lalu ada seorang gadis cantik dan cerdas jatuh hati padanya. Selang berapa lama, suatu hari gadis itu berdiri di jalan yang biasa dilewati pemuda menuju masjid.

Gadis itu berkata (untuk merayunya), “Dengarkanlah ucapanku, kemudian setelah itu terserah kamu.” Pemuda itu berlalu tanpa sepatah kata keluar dari mulutnya. Sewaktu pemuda itu pulang dari masjid, wanita tersebut masih berdiri di tempatnya, dia berkata, “Wahai fulan, dengarkanlah ucapanku.” Pemuda itu serba salah, lalu ia pun menjawab, “Ini adalah perbuatan yang bisa mendatangkan prasangka buruk. Sementara aku tidak menyukai hal itu.”

Gadis itu berkata, “Demi Allah, tidaklah aku berdiri di sini karena ketidaktahuanku tentang dirimu. Na’udzubillah, kalau orang-orang melihat seperti itu dariku. Yang membuatku berani dalam urusan ini adalah pengetahuanku bahwa sedikit dari hal ini menurut orang-orang adalah banyak, dan kalian para ahli ibadah dalam urusan ini bisa berubah oleh sesuatu yang remeh. Yang ingin aku katakana kepadamu adalah anggota tubuhku selalu tertuju padamu. Maka Allah… Allah pertimbangkanlah urusanku dan urusanmu.”

Maksud gadis ini ia telah lama memperhatikan sang pemuda oleh karena itu ia katakana tujuannya berdiri di jalan tersebut karena tahu dan kagum kepada sang pemuda. Ia berani merayu sang pemuda walaupun orang-orang shaleh seperti pemuda ini menganggap besar dosa-dosa yang diremehkan orang, namun tidak jarang mereka juga tergelincir oleh wanita, gadis itu katakana “kalian ahli ibadah bisa berubah karena urusan yang remeh.”

Pemuda itu pulang dan hendak menunaikah shalat (sunah pen.) di rumah, namun ia tidak bisa melakukannya karena pikirannya terganggu. Lalu ia menulis dan keluar dari rumahnya. Ternyata sang wanita masih berdiri di tempatnya, sang pemuda pun memberikan apa yang ia tulis kepada wanita tersebut, lalu kembali lagi ke rumah.

Tulisan itu berisi, “Bismillahirrahmanirrahim.. ketahuilah wahai Fulanah, jika ada seorang muslim yang bermaksiat kepada-Nya, maka Dia menutupinya. Jika dia mengulanginya maka Allah tetap menutupinya. Tetapi jika ia telah memakai pakaian kemaksiatan, maka Allah ‘Azza wa Jalla murka dengan kemurkaan dimana langit, bumi, gunung, pohon, dan hewan-hewan tidak kuasa menanggungnya. Siapa yang kuat menanggung murka-Nya?

Jika apa yang kamu sebutkan itu suatu kebatilan, maka aku mengingatkanmu akan suatu hari ketika langit seperti luluhan perak dan gunung-gunung seperti kapas. Umat manusia berlutut di hadapan Allah Yang Maha Besar lagi Maha Agung. Demi Allah, aku sendiri tidak mampu menyelamatkan diriku, lalu bagaimana mungkin aku mampu menyelamatkan orang lain saat itu? Jika apa yang kamu sebutkan itu benar (ingin mengobati luka), maka akan kutunjukkan kamu kepada dokter yang mampu mengobati luka yang perih dan rasa sakit yang pedih, Dia adalah Allah Rabbul ‘alamin. Kepada-Nya lah kamu harus berlari dengan permohonan yang benar. Aku sendiri telah sibuk –tak sempat memikirkanmu- karena firman Allah

“Berilah mereka peringatan dengan hari yang dekat (hari kiamat) ketika hati menyesak sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan. Orang-orang zalim tidak menyukai teman setia seorang pun dan tidak (pula) mempunyai seorang pemberi syafaat yang diterima syafaatnya. Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati. Dan Allah menghukum dengan keadilan. Dan sembahan-semabahan yang mereka sembah selain Allah tiada dapat menghukum dengan sesuatu apa pun. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Al-Mukmin: 18-20). Adakah tempat berlari dari ayat ini?

Beberapa hari kemudian gadis itu kembali berdiri di jalan yang dilewati pemuda itu. Tatkala si pemuda itu melihatnya dari jauh, ia pun hendak kembali supaya tidak melihatnya. Tetapi gadis itu berkata, “Wahai pemuda, jangan kembali. Karena tidak ada pertemuan setelah ini, kecuali di hadapan Allah ‘Azza wa Jalla.” Lalu dia menangis dengan keras. Gadis itu berkata, “Aku memohon kepada Allah dimana kunci hatimu berada di tangan-Nya agar memudahkan urusanmu yang sulit.” Kemudian gadis itu mengikutinya dan berkata, “Bermurah hatilah kepadaku dengan nasihat yang bisa aku bawa. Berikanlah wasiat kepadaku yang bisa aku kerjakan.”

Pemuda itu berkata, “Bertakwalah kepada Allah, jagalah dirimu, ingatlah firman Allah, ‘Dan Dia-lah yang menidurkanmu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan pada siang hari’ (QS. Al-An’am: 60). Gadis itu tertunduk, dia menangis lebih keras dari tangisannya yang pertama. Setelah itu dia tidak keluar rumah, dia bersungguh-sungguh beribadah. Dia tetap seperti itu hingga meninggal dalam kesedihan, menyesali dosa-dosanya selama ini. Di kemudian hari, pemuda itu teringat akan sang gadis, ia pun bersedih karena kasihan kepadanya.

Menurut penilaian kita, wanita itu tidak meraih apa-apa dari orang yang dicintainya, tetapi dia meraih sesuatu yang lebih utama dari dunia dan seisinya, ia menemukan jalan yang baik dan amal yang shaleh. Karenanya Allah memberi wanita tersebut taufik untuk bertaubat dan memudahkannya untuk beribadah. Semoga di akhirat dia meraih apa yang diinginkannya dan berkumpul dengan orang yang dicintainya.


Minggu, 08 Mei 2016

Auksin

Auksin sintetik seperti NAA dan 2,4-D biasanya lebih efektif daripada IAA karena NAA dan 2,4-D tidak dirusak oleh IAA oksidase atau enzim lain sehingga dapat bertahan lebih lama dan lebih stabil, sedangkan penggunaan BAP dan Kinetin dalam percobaan kultur jaringan sering digunakan karena lebih murah dan tahan terhadap degradasi (Wattimena, 1988). BAHAN DAN METODE Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3. Faktor pertama (N) adalah NAA yang terdiri dari 3 taraf yaitu : 0 ppm, 0,2 ppm dan 0,4 ppm. K faktor kedua adalah Kinetin yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0 ppm, 3 ppm dan 4 ppm. Masing- masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dengan 9 kombinasi perlakuan sehingga didapat 36 unit percobaan. HASIL DAN PEMBAHASAN Persentase Tumbuh Tabel 1. Rerata Persentase Tumbuh Eksplan Buah Naga (Hylocereus costaricensis) dengan Perlakuan NAA dan Kinetin Kombinasi Perlakuan NAA dan Kinetin (ppm) Persentase Tumbuh (%) Kontrol 100 a N0 K3 100 a N0 K4 50 b N0,2 K0 87,5 a N0,2 K3 87,5 a N0,2 K4 100 a N0,4 K0 100 a N0,4 K3 100 a N0,4 K4 100 a Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom tidak berbeda nyata pada taraf uji DMRT 5% Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa NAA dan Kinetin berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh eksplan buah Naga (Hylocereus costaricensis). Berdasarkan data pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa rerata persentase tumbuh eksplan buah Naga tertinggi pada perlakuan Kontrol, N0 K3, N0,2 K4, N0,4 K0, N0,4 K3 dan N0,4 K4 yaitu 100%. Perlakuan ini tidak berbeda nyata dibanding perlakuan lain N0,2 K0 dan N0,2 K3, kecuali dengan perlakuan N0 K4 berbeda nyata. Pada parameter ini terlihat bahwa 6 interaksi perlakuan menunjukkan rata-rata eksplan persentase tumbuh yang tinggi dengan persentase tumbuh 100%. Hal ini disebabkan karena pemberian Auksin dan Sitokonin secara eksogen maupun endogen mampu menjadi pemicu dalam pertumbuhan dan perkembangan jaringan. Untuk perlakuan kontrol, hormon endogen mampu memberikan reaksi pertumbuhan yang baik, karena dibantu oleh hormon alami berupa IAA dan IBA yang sudah terdapat dalam eksplan. Hal ini sesuai dengan pendapat Lestari (2011) bahwa penambahan Auksin atau Sitokinin ke dalam media kultur dapat meningkatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh endogen di dalam sel, sehingga menjadi “faktor pemicu” dalam proses tumbuh dan

Auksin

Auksin sintetik seperti NAA dan 2,4-D biasanya lebih efektif daripada IAA karena NAA dan 2,4-D tidak dirusak oleh IAA oksidase atau enzim lain sehingga dapat bertahan lebih lama dan lebih stabil, sedangkan penggunaan BAP dan Kinetin dalam percobaan kultur jaringan sering digunakan karena lebih murah dan tahan terhadap degradasi (Wattimena, 1988). BAHAN DAN METODE Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3. Faktor pertama (N) adalah NAA yang terdiri dari 3 taraf yaitu : 0 ppm, 0,2 ppm dan 0,4 ppm. K faktor kedua adalah Kinetin yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 0 ppm, 3 ppm dan 4 ppm. Masing- masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dengan 9 kombinasi perlakuan sehingga didapat 36 unit percobaan. HASIL DAN PEMBAHASAN Persentase Tumbuh Tabel 1. Rerata Persentase Tumbuh Eksplan Buah Naga (Hylocereus costaricensis) dengan Perlakuan NAA dan Kinetin Kombinasi Perlakuan NAA dan Kinetin (ppm) Persentase Tumbuh (%) Kontrol 100 a N0 K3 100 a N0 K4 50 b N0,2 K0 87,5 a N0,2 K3 87,5 a N0,2 K4 100 a N0,4 K0 100 a N0,4 K3 100 a N0,4 K4 100 a Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom tidak berbeda nyata pada taraf uji DMRT 5% Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa NAA dan Kinetin berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh eksplan buah Naga (Hylocereus costaricensis). Berdasarkan data pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa rerata persentase tumbuh eksplan buah Naga tertinggi pada perlakuan Kontrol, N0 K3, N0,2 K4, N0,4 K0, N0,4 K3 dan N0,4 K4 yaitu 100%. Perlakuan ini tidak berbeda nyata dibanding perlakuan lain N0,2 K0 dan N0,2 K3, kecuali dengan perlakuan N0 K4 berbeda nyata. Pada parameter ini terlihat bahwa 6 interaksi perlakuan menunjukkan rata-rata eksplan persentase tumbuh yang tinggi dengan persentase tumbuh 100%. Hal ini disebabkan karena pemberian Auksin dan Sitokonin secara eksogen maupun endogen mampu menjadi pemicu dalam pertumbuhan dan perkembangan jaringan. Untuk perlakuan kontrol, hormon endogen mampu memberikan reaksi pertumbuhan yang baik, karena dibantu oleh hormon alami berupa IAA dan IBA yang sudah terdapat dalam eksplan. Hal ini sesuai dengan pendapat Lestari (2011) bahwa penambahan Auksin atau Sitokinin ke dalam media kultur dapat meningkatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh endogen di dalam sel, sehingga menjadi “faktor pemicu” dalam proses tumbuh dan

Ramadhan seru di Danau kaca, desa Lempur, Kec. Gunung Raya, Sungai Penuh, Prov. Jambi

Catatan perjalanan:
Rabu, 16 Juli 2014 pukul 09.30Sambil menyelam, foto selfie.. Mungkin itu kata yang cocok di ungkapkan untuk mengisi hari-hari KKN di bulan Ramadhan tahun ini.Ya, ramadhan ini kami mahasiawa Universitas Andalas dihadapkan oleh Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang memang rutin di lakukan setahun sekali. KKN merupakan kegiatan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat yang bertujuan untuk mengimplementasikan bidang ilmu mahasiswa yang di dapat selama melakukan studi di universitas serta menyelesaikan masalah sosial masyarakat dan meningkatkan taraf hidup yang lebih baik.Selain hal tersebut di atas, mahasiswa juga dapat mempelajari budaya lokal masyarakat, wisata dan kawasan konservasi. Rabu pagi selesai makan sahur, kami berkemas mempersiapkan tenda, kompor, parang, matras dll. Pukul 7 pagi, dari sebuah rumah kecil di kaki gunung api tertinggi di Indonesia, saya dan 4 rekan kkn saya berangkat mengendarai motlr menuju ke lokasi yg tertera pada situs Unesco yang santer terdengar sejak awal tahun ini. Sepanjang perjalanan, kami disuguhi pemandangan yang eksotis dan memanjakan mata penglihatnya. Pepohonan yang rindang, warna-warni bunga dan pemandangan indah kawasan berbukit menambah nikmatnya pagi di ramadhan ini. Di leter W, tepatnya di perbatasan provinsi, kami tercengang dengan keindahan warna daun berwarna merah dari pohon Cinnamomum burmanii (kayu manis). Karena keindahannya menyerupai bunga sakura yang ada di Jepang yang bersemi setiap bulan April itu, kami menyempatkan diri untuk sejenak beristirahat dan berfoto dibawah sakura evergreen itu. Puas memang puas, namun tujuan perjalanan kami terasa masih panjang. Kami melanjutkan perjalanan, menempuh tikungan tajam dan jalanan berdebu. 

Jumat, 29 April 2016

Bambang Nurwanto 2015

EDISI 2015 


1. MAHAT, JANUARI 2015





2. PANTAI SASAK-MAHAT, FEBRUARI 2015



3. PULAU RUPAT BENGKALIS, MARET 2015

 


 4. PAGARUYUNG - PASAMAN BARAT - NYARAI, APRIL 2015







5. HARAU - PARIAMAN - TALAMAU, MEI 2015

           



6. PULAU PANJANG PASAMAN BARAT, JULI 2015



7. PANTAI BATU KALANG PESISIR SELATAN, AGUSTUS 2015


8. LUBUK HITAM BUNGUS, SEPTEMBER 2015


9. GUNUNG TALANG - HUTAN RAYA ANDALAS, OKTOBER 2015




10. PESANGGRAHAN MARAPI, NOVEMBER 2015





Kamis, 04 Desember 2014

5 moment Indah di tahun 2014


 
Puncak Talang, 24 Juni 2014
(Edisi Liburan Sebelun KKN UNAND 2014)

Singgalang, 31 Agustus 2014

Lubuk Batu Bulan, 04 Oktober 2014

Teluk Mande, 04 April 2014
 









Danau kaca, 17 Juli 2014
Edisi KKN ngabuburit

Kamis, 21 Agustus 2014

Laporan KKN PPM UNAND 2014 Nagari Lubuk Gadang Selatan/Solok Selatan




LAPORAN AKHIR

KULIAH KERJA NYATA
PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
(KKN – PPM)




 




Disusun oleh:
Nama  : Bambang Nurwanto S.
No. Bp: 1110422019

Mahasiswa KKN PPM
Nagari Lubuk Gadang Selatan
Kecamatan Sangir
Kabupaten Solok Selatan




U N I V E R S I T A S    A N D A L A S
PADANG
2014
 



 
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN AKHIR KULIAH KERJA NYATA
PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
(KKN – PPM)


1.   Lokasi KKN                                                      : Nagari Lubuk Gadang Selatan
                                                                                        Kecamatan Sangir   
                                                                                        Kabupaten Solok Selatan    
2. Nama Mahasiswa
      Nama Mahasiswa                                        : Bambang Nurwanto S.
No. BP                                                              : 1110422019
No. Regsitrasi KKN                                      : 20141107
Fakultas                                                           : MIPA
      Jurusan                                                            : Biologi

3.  Dosen Pembimbing Lapangan
a.    Nama Lengkap                                    : Lucky Zamzami, S. Sos, M. Soc. Sc.
b.    NIP                                                           : 197805052005011002
c.    J u r u s a n                                             : Antropologi
d.    F a k u l t a s                                           : Ilmu Sosial Ilmu Politik

4.   Waktu Pelaksanaan                                    : 26 Juni s/d 25 Juli 2014

 

Lubuk Gadang Selatan, 23 Juli 2014

Mengetahui :
Wali Nagari Lubuk Gadang Selatan                                                       
                                                                                                                                  




        (Joni Permadi)                                                                                  (Bambang Nurwanto S.)
  197004182009021001                                                                                     1110422019


 
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakattuh,,,

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir KKN (kuliah kerja nyata) ini. Salawat beriringan salam penulis ucapkan buat Nabi besar Muhammad SAW beserta sahabat dan keluarganya yang telah menegakkan dan memperjuangkan islam sebagai agama keselamatan bagi seluruh umat manusia.
Pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih yang setulusnya kepada bapak Lucky Zamzami, S. Sos, M. Soc. Sc. selaku dosen pembimbing lapangan yang telah memberi petunjuk, bimbingan dan pengarahan sehingga KKN dapat diselesaikan. Bapak-bapak, Ibu-ibu, pemuda dan pemudi dari Nagarti Lubuk Gadang Selatan yang telah berpartisipasi dalam mengangkat dan menyukseskan kegiatan penulis. Dan terimakasih kepada Bapak Joni Permadi selaku Wali Nagari Lubuk Gadang Selatan dengan kata-katanya yang khas “Witing Tresno Jalaran Soko Kulino”, Bapak Kurnia Afriandi selaku Bapak Wali JorongLiki, Ama Ida (Syafridawati) sebagai pemilik rumah tempat tinggal penulis dan teman-teman selama kegiatan KKN di Nagari Lubuk Gadang Selatan serta seluruh aparat pemerintahan kenagarian, serta masyarakat nagari Lubuk Gadang Selatan yang telah memberi dorongan, semangat, dan bantuan yang sangat bermanfaat selama penulis melaksanakan kegiatan KKN. Penghormatan yang setinggi-tingginya penulis sampaikan kepada kedua orang tua yang telah memberi kekuatan semangat, do’a dan motivasi kepada penulis beserta seluruh keluarga, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini.
Penulis menyadari bahwa apa yang dilaporkan oleh penulis ini jauh dari kesempurnaan, mudah-mudahan laporan ini bisa bermanfaat untuk kemajuan Bangsa dan Negara serta Kabupaten Solok Selatan untuk memajukan daerah-daerahnya khususnya Nagari Lubuk Gadang Delatan dan khusunya lagi Jorong Liki.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Padang, 18 Agustus 2014
Hormat Penulis,



(MAHASISWA KKN-PPM UNAND 2014)








DAFTAR ISI

Halaman Pengesahan…………………………………………………………………………….....…i
Kata Pengantar………………………………………………………………………………………......ii
Daftar Isi………………………………………………………………………………………………..…..iii
Daftar Lampiran……………………………………………............................................iv
Bab I Profil Lokasi………..…….………………………..............................................1
Bab II Rumusan Permasalahan.……………………………………………………………..…13
Bab III Program Kegiatan KKN PPM UNAND 2014..........................................15
Bab IV Kesimpulan..……………………………………………………………………………..…19
Bab V Saran…………………………………………………………………………………………....20
Daftar Pustaka
Lampiran




DAFTAR LAMPIRAN


1.       Rakapitulasi Kegiatan KKN Mahasiswa (M1-M8)
2.       Lampiran Dokumentasi Kegiatan

 

 


 

BAB I
PROFIL LOKASI

Bab ini akan menjelaskan mengenai profil lokasi dari Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Profil lokasi yang dipaparkan antara lain mencakup penjelasan mengenai daerah solok selatan secara umum dan nagari lubuk gadang selatan secara spesifik.

1.1               Sejarah Solok Selatan
Kabupaten Solok Selatan adalah salah satu diantara 19 Kabupaten / Kota yang ada dalam wilayah Propinsi Sumatera Barat. Kabupaten Solok Selatan sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Solok. Pada masa penjajahan Belanda, Kabupaten Solok disebut juga Afdeeling Solok kemudian setelah Indonesia merdeka berbah menjadi Kabupaten Solok. Pada tanggal 16 Desember 1970 diresmikanlah Kotamadya Solok yang sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Solok. Sedangkan Kabupaten Solok Selatan resmi bediri  pada tanggal 7 Januari 2004. Kabupaten ini lahir dari perjuangan panjang masyarakat Solok Selatan untuk membentuk Kabupaten sendiri. Keinginan masyararakat ini didorong oleh hasrat  untuk mendapatkan pelayananan yang lebih dekat ke pusat pemerintahan.
Munculnya kehendak tersebut telah diperjuangkan oleh masyarakat sejak lama. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya konferensi Timbulun sekitar tahun 1950-an untuk membentuk Kabupaten baru. Kabupaten tersebut direncanakan dinamakan Kabupaten Sehiliran Batang Hari. Daerahnya meliputi wilayah Kecamatan Lembah Gumanti, Kecamatan Pantai Cermin, Kecamatan Sungai Pagu, dan Kecamatan Sangir. Namun perjuangan untuk membentuk Kabupaten sendiri pada masa itu belum   mendapatkan hasil yang diharapkan. Sejalan dengan bergulirnya era reformasi serta lahirnya Undang Undang tentang Otonomi Daerah telah memicu semangat masyarakat di daerah untuk berjuang lebih giat merencanakan dan mengelola pembangunan serta menata sendiridaerah mereka. Kondisi ini telah mendorong tokoh tokoh dari Kabupaten Solok Selatan baik yang ada di daerah maupun yang berdomisili di perantauan untuk memperjuangkan agar lebih cepat berdirinya Kabupaten Pemekaran. Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil  dengan berdirinya Kabupaten Solok Selatan dengan Ibukotanya Padang Aro. Kabupaten pemekaran ini dibentuk dengan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat di Propinsi Sumatera Barat.
Kabupaten Solok Selatan diresmikan pada tanggal 7 Januari 2004. Wilayahnya pada masa itu meliputi Kecamatan Sungai Pagu, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kecamatan Sangir, Kecamatan Sangir Jujuan dan Kecamatan Sangir Batang Hari. Selanjutnya pada tahun 2007 kecamatan Sangir Jujuan dimekarkan menjadi Kecamatan Sangir Jujuan dan Sangir Balai Janggo. Sementara itu Kecamatan Sungai Pagu dimekarkan pula menjadi Kecamatan Sungai Pagu dan Kecamatan Pauh Duo. Hingga akhir tahun 2011, jumlah kecamatan Kabupaten Solok Selatan tidak mengalami perubahan seperti halnya pada akhir tahun 2007, yaitu masih 7 kecamatan. Namun pada tingkat nagari dan jorong masih terjadi pemekaran daerah.
Pada tanggal 10 Januari 2004Drs. Aliman Salim dilantik sebagai Pj. Bupati Solok Selatan yang pertama oleh Gubernur Sumatera Barat di Padang. Setahun kemudian pada tanggal 12 Februari 2005, Drs. Marzuki Onmar dilantik sebagai Pj. Bupati Solok Selatan  yang kedua oleh Gubernur Sumatera Barat di Padang Aro menggantikan Drs. Aliman Salim. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005  pada tanggal 27 Juni 2005 dilaksanakan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung yang pertama kali di Solok Selatan. Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah tersebut terpilih Drs. Syafrizal J. M.Si dan Drs. Nurfirmanwansyah, Apt, MMsebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan periode 2005 – 2010. Pada tanggal 20 Agustus 2005 mereka dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan definitif yang pertama oleh Gubernur Sumatera Barat di hadapan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Solok Selatan di Padang Aro.
Sehubungan dengan akan  berakhirnya masa bakti Drs. Syafrizal. J. Dan Drs. Nurfirmawansyah, Apt, MM sebagai Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan pada bulan Agustus  2010 maka pada tanggal 30 Juni 2010  kembali dilaksanakan  Pemilihan Umum Kepala Daerah yang ke duakalinya di Solok Selatan. Pada Pemilihan Umum Kepala Daerah tersebut terpilih pasangan. H. Muzni Zakaria, M.Eng dan Drs. Abdurrahman, SH sebagai Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan Periode 2010 – 2015. Keduanya dilantik oleh Gubernur Sumatera Barat Prof.Dr. Irwan Prayitno di Padang Aro pada tanggal 20 Agustus 2010.

1.2               Logo, Visi, dan Misi Kabupaten Solok Selatan
Sebagai sebuah daerah, Kabupaten Solok Selatan mempunyai visi dan misi tersendiri untuk mendukung terwujudnya tujuan daerah. Logo yang dimiliki oleh Kabupaten Solok Selatan dapat dilihat seperti Gambar 1.1 di bawah ini.

Description: D:\SEMESTER 7\KKN\logo solsel.jpg
Gambar 1.1             Logo Daerah Kabupaten Solok Selatan

Arti dan Makna Warna Lambang Ddari Logo Kabuoateb Solok Selatan adalah :
a.       Merah mengandung makna semangat dan keberanian yang arif dan bijaksana.
b.      Putih mengandung makna suci, bersih dan keihklasan serta ketulusan.
c.       Kuning Emas mengandung makna keagungan dan kemuliaan.
d.      Hitam mengandung makna kecerdasan dan ketangkasan dalam mengeluarkan
        pikiran, ide, atau gagasan.
e.      Hijau Muda mengandung makna kesuburan, kemakmuran, kesejukan, dan                 kedamaian.
f.        Biru mengandung makna kecerahan, harapan, cita-cita yang cemerlang, dan visi        kedepan yang jelas.
g.       Arti dan Makna Motto SARANTAU SASURAMBI sebagai sebuah Slogan, adalah bahwa Kabupaten Solok Selatan bertekad dan bersatu untuk maju dalam menyongsong masa depan yang gemilang dengan nilai budaya yang serumpun yang merupakan perpaduan antara Alam Surambi Sungai Pagu dengan Rantau XII Koto dan merupakan kesatuan masyarakat dalam wilayah Solok Selatan yang mengutamakan Raso jo Pareso dalam Musyawarah dan Mufakat. Motto SARANTAU SASURAMBI juga dapat dijadikan sebagai spirit dari sikap keseharian masyarakat Kabupaten Solok Selatan, dan sekaligus juga sebagai realisasi Spirit kehidupan "Banagari"

Visi yang dimiliki oleh daerah Kabupaten Solok Selatan adalah sebagai berikut :
“Terwujudnya Masyarakat Solok Selatan Sejahtera dan Bertaqwa Melalui Percepatan Pengembangan Kualitas SDM, Sistem Ekonomi Kerakyatan serta Peningkatan Infrastruktur dan Sarana Dasar”

Misi yang dimiliki oleh daerah Kabupaten Solok Selatan adalah sebagai berikut :
1.       Meningkatkan Pengetahuan dan Pengamalan Ajaran Agama Bagi Masyarakat.
2.       Meningkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan, Kehidupan dan Martabat Masyarakat.
3.       Menurunkan  Angka Kemiskinan dan Pengangguran.
4.       Menumbuhkembangkan Kehidupan Sosial dan Budaya Masyarakat.
5.       Memberdayakan dan Meningkatkan Partisipasi  Masyarakat di Bidang Ekonomi
6.       Peningkatan Pengelolaan Sumberdaya Alam Secara Profesional yang berwawasan Lingkungan
7.       Meningkatkan Supremasi Hukum dan Kesadaran Politik Masyarakat Serta Tatakelola  Pemerintahan yang baik dan bersih.
8.       Meningkatkan Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah
9.       Meningkatkan  Kualitas Sarana dan Prasarana dasar.

1.3               Arah  Kebijakan
Adapun sasaran yang akan dicapai dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan tersebut adalah sebagai berikut :
1.       Meningkatkan Pengetahuan dan Pengamalan Ajaran Agama Bagi  Masyarakat.
a.       Meningkatnya kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana kegiatan keagamaan.
b.      Meningkatnya kualitas pendidikan keagamaan baik formal maupun non formal
c.       Meningkatnya kapasitas lembaga-lembaga keagamaan
d.      Meningkanya pengetahuan, pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan masyarakat
2.       Meningkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan, Kehidupan dan Martabat Masyarakat.
a.       Meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pada setiap jenjang pendidikan.
b.      Meningkatkan Angka Partisipasi Murni (APM) pada setiap jenjang pendidikan.
c.       Meningkatnya sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan.
d.      Meningkatnya kualitas dan jumlah guru berdasarkan kebutuhan.
e.      Meningkatnya pendidikan yang merata dan terjangkau dari akses dan biaya.
f.        Meningkatkan Umur Harapan Hidup.
g.       Menurunkan Angka Kematian Ibu melahirkan.
h.      Menurunkan Angka Kematian Bayi.
i.         Menurunkan persentase gizi buruk.
3.       Menurunkan  Angka Kemiskinan dan Pengangguran.
a.       Menurunkan jumlah penduduk miskin.
b.      Berkurangnya jumlah pengangguran.
c.       Meningkatnya program pemberdayaan masyarakat.
4.       Menumbuhkembangkan Kehidupan Sosial dan Budaya Masyarakat
a.       Meningkatnya pengetahuan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai adat dan budaya
b.      Meningkatnya kualitas kelembagaan adat dan budaya
c.       Meningkatnya ketersediaan prasarana dan sarana kebudayaan
5.       Memberdayakan dan Meningkatkan Partisipasi Masyarakat di Bidang Ekonomi
a.       Meningkatnya produksi komoditi unggulan bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan yang berwawasan agribisnis.
b.      Meningkatnya jumlah kawasan sentra produksi pertanian.
c.       Meningkatnya jumlah UKM yang berkualitas.
d.      Meningkatnya pendapatan perkapita masyarakat.
e.      Terciptanya lingkungan tempat usaha yang aman dan nyaman.
6.       Peningkatan Pengelolaan Sumberdaya Alam Secara Profesional yang berwawasan Lingkungan
a.       Meningkatnya pengelolaan Sumber Daya Alam yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan.
b.      Meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber pendanaan pembangunan.
c.       Meningkatnya pengelolaan lingkungan hidup.
d.      Meningkatnya pemahaman masyarakat dan pengusaha terhadap pelestarian lingkungan hidup.
e.      Meningkatnya konservasi, rehabilitasi dan pemulihan ekosistem.
f.        Terwujudnya pengembangan destinasi wisata daerah.
7.       Meningkatkan Supremasi Hukum dan Kesadaran Politik Masyarakat Serta Tatakelola  Pemerintahan yang baik dan bersih.
a.       Meningkatnya kualitas pengelolaan dan pelaporan keuangan pemerintah daerah yang transparan dan akuntabel.
b.      Meningkatnya kualitas, disiplin dan kesejahteraanaparatur.
c.       Meningkatnya efesiensi dan efektifitas kelembagaan pemerintah daerah.
d.      Meningkatnya efektivitas pelayanan satu pintu.
e.      Meningkatnya sistem pemerintahan nagari yang baik.
f.        Meningkatnya kesadaran hukum dan politik masyarakat.
8.       Meningkatkan Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah
a.       Terwujudnya perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang partisipatif dan akuntabel.
b.      Dihasilkannya regulasi tata ruang (RTRW) dan sosialisasi tata ruang pada perencanaan pembangunan daerah.
c.       Meningkatnya kapasitas dan efektifitas lembaga terkait dalam pengelolaan penataan ruang.
d.      Meningkatnya kualitas perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang secara konsisten
9.       Meningkatkan Kualitas Sarana dan Prasarana Dasar
a.       Meningkatnya kuantitas dan kualitas jalan dan jembatan.
b.      Meningkatnya irigasi teknis bagi pertanian.
c.       Tersedianya prasarana dan sarana perdagangan dan jasa yang representatif.
d.      Meningkatnya jumlah pembangunan kantor pemerintah daerah.
e.      Meningkatnya sarana prasarana penanggulangan bencana.
f.        Meningkatnya pengelolaan sanitasi kota (persampahan, air limbah dan drainase).
g.       Meningkatnya kualitas pelayanan prasarana dan sarana lingkungan permukiman.
h.      Meningkatnya kualitas pelayanan air bersih.

1.4               Potensi Alam
Potensi alam Solok Selatan terkaya dibanding daerah lain di Sumatera Barat. Potensi alam di Solok Selatan ternasuk panas bumi yang sekarang sedang dibangun untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), emas, biji besi dan perkebunan teh. Selain itu juga ada potensi pariwisata yang banyak, seperti hot waterboom, seribu rumah gadang (rumah adat Minangkabau), arung jeram, kayak air terjun perkebunan teh, Danau Bontak dan masih banyak lagi. Bahkan teh yang dihasilkan di Solok Selatan mempunyai kualitas nomor satu terbaik di dunia yang diekspor ke Eropa seperti ke Inggris.
Arung jeram dan kayak di Solok Selatan juga termasuk 10 terbaik di dunia dan akan sangat menarik serta potensial untuk dikembangkan. Namun, potensi tambang dan perkebunan serta pariwisata tersebut belum terkelola dan belum dikenal banyak orang. Untuk itu, perlu peningkatan promosi untuk mampu perkenalkannya ke publik bahkan ke dunia internasional. Potensi alam seperti emas masih menjadi dilema karena banyaknya penambangan liar yang tidak menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam bidan pertanian, dilakukan penanaman  Pangan dan Hortikultura. Kabupaten Solok Selatan   merupakan salah satu kabupaten  yang memiliki produktivitas tanaman pangan relatif tinggi dari tahun ke tahun. Produksi padi pada tahun 2011 sebesar 124.764 ton  mengalami penurunan sebesar 22.902 ton dari tahun 2010. Penurunan produksi padi sejalan dengan menurunnya luas panen padi pada tahun 2011. Sehingga produktivitas tanaman padi menjadi 48,09 kuintal per hektar. Luas panen tanaman jagung  mengalami peningkatan yang sangat besar menjadi 1.663 hektar dengan produksi  sebesar 4.529 ton pada tahun 2011. Sedangkan luas panen tanaman kedelai menjadi 111 dengan produksi sebesar 121 ton. Produksi tanaman kedelai ini    mengalami penurunan yang cukup besar jika dibandingkan dengan tahun 2010.    
Apabila dilihat dari segi produktivitas tanaman pangan secara umum, ubi jalar merupakan komoditas yang memiliki nilai produktivitas paling tinggi yaitu sebesar 146,37 kuintal per hektar. Kemudian diikuti oleh produktifitas ubi kayu sebesar 113,25 kuintal per hektar.
Tabel 1.1         Statistik Tanaman Pangan Kabupaten Solok Seltan Tahun 2009 s.d 2011

Sedangkan, dalam bidang peternakan dan perikanan dengan dukungan lahan yang luas untuk pemeliharaan ternak, sektor peternakan di Kabupaten Solok Selatan sangat potensial untuk dikembangkan, terutama ternak besar seperti kerbau, sapi dan kambing. Permasalahannya saat ini pemeliharaan ternak besar belum dikelola secara baik dengan pendekatan bisnis, sebagian besar masyarakat masih memelihara ternak dengan cara tradisional. Jumlah populasi sapi potong pada tahun 2011 telah mencapai 7.663 ekor. Sementara untuk kerbau berjumlah 6.999 ekor, kambing 8.395 ekor.

1.5               Nagari Lubuk Gadang Selatan
Nagari Lubuk Gadang Selatan merupakan salah satu nagari yang berada di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Berikut ini merupakan pemaparan mengenai Nagari Lubuk Gadang Selatan.

1.5.1          Sejarah Nagari Lubuk Gadang Selatan

Nagari Lubuk Gadang Selatan merupakan Nagari Pemekaran dan Lubuk Gadang satu kecamatan satu nagari. Seiring telah dimekarkan Kabupaten Solok Selatan, 7 Januari 2004 dan pemekaran Kecamatan Sangir menjadi 3 kecamatan,yang juga mengharuskan ada pemekaran nagari yang berada dalam Kecamatan Sangir Induk yang merupakan syarat untuk menjadi sebuah kecamatan. Pemekaran sebuah nagari, dari awal pemekaran kabupaten sudah di rencanakan dan berbagai pihak, baru terwujud Agustus 2007 kemaren yang di setujui oleh segala unsur termasuk BPN Lubuk Gadang dan KAN menjadi 3 nagari. Setelah diadakan musyawarah dan berbagai tokoh akhirnya KAN (B.Bagindo Sutan Besar), BPN (Ir.Zulkarnaini) serta wali nagari (N.Dt Inyiek Majo Lelo) menyetujui pemekaran 2 nagari masing-masing Lubuk Gadang Timur dan Lubuk Gadang Selatan dan di sahkan DPRD dan Bupati solok selatan,dengan perda nomor 6 tahun 2007. Surat keputusan Bupati tentang penunjukan pejabat wali nagari yang mana pejabat wali nagani pertama di tunjuk oleh Bupati Solok Selatan adalah bapak Ibrahim, S.H Yang di Lantik pada tanggal 21 Agustus 2007 oleh Bapak Bupati Solok selatan nomor 140.146.141-2007 tentang pengukuhan Lubuk Gadang Selatan. Potensi luas wilayah dan sumber daya alam yang ada di Nagari Lubuk Gadang Selatan sangat berpotensi untuk mengembangkan pembangunan dan ekonomi masyarakat.

1.5.2           Awal Berdirinya Sebuah Nagari Lubuk Gadang Selatan

Aspirasi Pemekaran Nagani Lubuk Gadang Selatan dipicu oleh dicanangkannya program pemerintah Daerah dengan istilah Babaliak ka Surau dan Babaliak ka Nagari dan kembali kepada Sejarah Nagari Lubuk Gadang pada Tahun 1950 sampai 1960-an telah terbentuk Nagari Lubuk Gadang II. Dengan terbitnya peratuan Daerah Kabupaten Solok Selatan No. 4 tahun 2005 tentang pemerintahan nagari, maka Nagari Lubuk Gadang Selatan yang meliputi Jorong Pincuran Tujuh, Sungai Lambai, Karang Putih, Aia Manyuruak, Dan Liki sangat memenuhi kriteria untuk pemekaran. Nagari Lubuk Gadang yang merupakan kenagarian terbesar di Sumatera Barat yang terdiri dan 22 (Dua Puluh Dua) Jorong dengan jumlah Penduduk 13.095 jiwa ini sangat memungkinkan untuk di lakukan pemekaran. Salah satunya Nagari Lubuk Gadang Selatan. Dengan Potensi luas Wilayah dan sumber Daya Alam yang ada di Nagari Lubuk Gadang Selatan sangat Berpotensi untuk mengembangkan Pembangunan dan Ekonomi Masyarakat.

1.5.3           Permasalahan

Mengingat jumlah Jorong serta jumlah Penduduk yang begitu banyak di Kenagarian Lubuk Gadang Selatan, maka Pelayanan kepada Masyarakat tidaklah optimal dan rentang kendali yang begitu jauh dari pusat Pemerintahan Nagari Lubuk Gadang juga merupakan faktor kurang optimalnya Pelayanan kepada Masyarakat. Sumber Daya Manusia (SDM) serta Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di lingkungan 5 Jorong tersebut diatas sangat lah potensial untuk di perdayakan. Dalam kenyataannya, disadari atau tidak di sadari bahwa pemanfaatan hal tersebut masih jauh dengan apa yang kita harapkan.

1.5.4          Tujuan

Tujuan pembentukan Nagari lubuk gadang selatan di antaranya
1.       Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
2.       Mempercepat pertumbuhan kehidupan demokrasi.
3.       Mempercepat pelaksanaan pembangunan.
4.       Percepatan pelaksanaan pembangunan.
5.       Percepatan pengelolaan potensi Sumber Daya Adam (SDM) serta Sumber Daya Alam (SDA).
6.       Percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
7.       Peningkatan keamanan dan ketertiban.
8.       Meningkatkan hubungan serasi antara Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Nagari

1.5.5          Visi dan Misi Lubuk Gadang Selatan

Sebagai sebuah nagari yang mandiri, Nagari Lubuk Gadang Selatan memiliki visi dan misi sendiri.
Visi yang dimiliki oleh Nagari Lubuk Gadang Selatan adalah “Menjadikan nagari lubuk gadang selatan di tahun 2015 sebagai sentra pertanian perkebunan berbasis ekonomi kerakyatan pendidikan dan kesehatan menuju kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
Misi yang dimiliki oleh Nagari Lubuk Gadang Selatan, antara lain :
1.       Pembangunan sarana da prasarana untuk menunjang kegiatan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat
2.       Peningkatan mutu pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
3.       Pengadaan penyuluhan yang maksimal
4.       Penguatan kelembagaan yang ada
5.       Melakukan pembangunan di segala bidang melalui program partisipatif
6.       Melakukan kerja sama antar nagari
7.       Menggalakan dan menggali potensi kepariwisataan

1.5.6          Kondisi Demografis

Nagari Lubuk Gadang Selatan Bulan Juni Tahun 2014 penduduk 13.353 Jiwa dengan jumlah kepala Keluarga 3.768 KK yang mendiami 10 Jorong, adapun rincian Nagari Lubuk Gadang Selatan tiap jorong dapat dilihat dari tabel berikut.
Tabel 1.2         Jumlah Penduduk per Jorong di Nagari Lubuk Gadang Selatan pada Bulan Juni Tahun 2014

No

Nama Jorong
Jumlah Penduduk (Jiwa)
Jumlah KK
Jumlah (Jiwa)
Laki-laki
Wanita
1
Liki
451
329
214
780
2
Karang Putih
422
376
283
798
3
Aia Manyuruak
428
334
281
762
4
Sungai Lambai
2.863
2.831
1.489
5.694
5
Pincuran Tujuh
1.067
1.202
1.067
2.269
6
Pasir Putih
327
293
327
620
7
Sungai Kapur
263
319
263
582
8
Sapan
261
322
261
583
9
Liki tas
318
368
318
686
10
Sungai Bangku
255
324
255
579
Total
6.655
6.698
3.768
13.353


1.5.7          Tenaga Kerja dan Kebudayaan

Tingkat umur antara 15-56 tahun merupakan penduduk yang produktiv untuk bekerja. Di Nagari Lubuk Gadang Selatan terdapat 5.980 orang penduduk usia kerja. Namun dari jumlah tersebut sebanyak 6.300 orang berstatus pengangguran.  Pada umumnya kebudayaan yang berkembang di Nagari Lubuk Gadang Selatan tidak jauh berbeda dengan kebudayaan Nagari Lainnya seperti Minangkabau dan Jawa. Dalam bidang kesenian di Nagari Lubuk Gadang Selatan terdapat seni tradisional Kuda Kepang, randai, rabab dan campur sari.

1.5.8          Pariwisata Alam Di Lubuk Gadang Selatan

Nagari Lubuk Gadang Selatan didominisasi oleh kawasan pegunungan, dimana terdapat Gunung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera Barat dengan tinggi ±3.805 m. Di bawah lereng kaki gunung kerinci terdapat perkebunan Teh milik PT Mitra Kerinci dengan luas +2.050 HGU Dan Perkebunan Huberta Luasnya  ±1.408 HGU.

Nagari Lubuk Gadang Selatan terdapat Potensi Pariwisata Alam seperti :
1.        Air Terjun Tap Si Ampek di Afdeling B jorong Sungai Lambai.
2.       Air Terjun Batang Tembarau di Emplasment jorong Sungai Lambai.
3.       Air Terjun Malanca di Sungai Rambutan Jorong Sungai Lambai.
4.       Bukit Bulat di Wonorejo Jorong Sungai Lambai.
5.       Batu jodoh di wonorejo Jorong Sungai Lambai.
6.       Perkebunan Teh PT.Mitra Kerinci di Jorong Sungai Lambai.
7.       Perkebunan Teh Huberta di Jorong Liki.
8.       Goa Pintu Lobang di Jorong aia Manyuruk.
9.       Danau Flora di Emplasmen di Jorong Sungai Lambai.



BAB II
RUMUSAN PERMASALAHAN

Bab ini berisikan penjelasan mengenai pentingnya dilaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) oleh Universitas Andalas. Penjelasan didasarkan pada permasalahan utama yang dimiliki oleh Nagari terutama dari sisi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang ada di Nagari Lubuk Gadang Selatan.

2.1               Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA)
Potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki oleh Kabupaten Solok Selatan sangat luar biasa. Saah satu sumber daya alam yang dimiliki adalah Kayu. Namun, sangat disayangkan tingkat ilegalloging yang terdapat masih cukup tinggi. Sumber daya alam lain yang sangat bernilai antara lain emas. Tambang emas sendiri yang terdapat di Kecamatan Sangir ditambang secara bebas. Dua sumber daya alam yang disebutkan di atas merupakan beberapa dari sumber daya alam potensial yang dimiliki oleh Kecamatan Sangir. Namun, saat ini sudah terdapat pengelolaan sumber panas bumi di darah Pekonina yang dilakukan oleh PT Supreme Energy, sebuah perusahaan yang dinaungi oleh Negara Jepag dan Prancis. PT Sumpreme Energy melakukan penggalian dengan membuat sumur penghasil panas bumi yang kemudian bertujuan untuk membuat pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP)  hasil kerjasama dengan PT PLN.

2.2               Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
Dengan seluruh potensi alam yang dimiliki oleh Kecamatan Sangir, maka hal ini harus berbanding lurus dengan pengembangan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada lokasi tersebut. Sumber daya manusia, sebagai kunci dari pengelolaaan sumber daya alam yang dimiliki secara keseluruhan. Berdasarkan hasil pengamatan secara langsung di lapangan selama proses Kuliah Kerja Nyata (KKN), kualitas sumber daya manusia pada Kecamatan Sangir bias dikatakan belum cukup baik. Hal ini menjadi penghambat sangat besar dalam rangka tujuan pengelolaan sumber daya alam secara baik sehingga dapat digunakan dan dieksplorasi dalam waktu dan jumlah yang tepat. Kurangnya pemberian akses pendidikan yang cukup layak untuk Masyarakat Kecamatan Sangir dari Pemerintahan setempat juga menjadi salah satu faktor penyebab. Hal ini dapat dilihat dari fasilitas yang belum cukup memadai pada sekolah-sekolah sebagai lokasi transfer ilmu. Fasilitas yang belum memadai diantaranya meja, kursi, buku, serta laboratorium yang belum terdapat di beberapa sekolah.



BAB III
PROGRAM KEGIATAN KKN PPM UNAND 2014
3.1   Kegiatan Utama (Kode A): Pemutaran Film Biokonservasi
    1. Tujuan
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
1.       Membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya melestarikan keanekaragaman hayati
2.       Menanamkan arti penting konservasi kepada masyarakat melalui pemutaran film Biokonservasi

    1. Waktu dan Tempat

Waktu Pelaksanaan        : 07, 14, dan 15 Juli 2014
Tempat  Kegiatan             : SD N 03 Liki dan SMP N 13 Solok Selatan

    1.  Peserta
Peserta kegatan ini adalah siswa SD N 03 Liki dan SMP N 13 Solok Selatan.

d.      Metode Pelaksanaan
1. Persiapan
Yaitu perizinan dan perencanaan kegiatan KKN.
2. Pelaksanaan
Yaitu dengan mengadakan rapat koordinasi, pembuatan kelengkapan administrasi serta penyediaan sarana dan prasarana.
3. Evaluasi Program
Pembenahan akhir dan pemantauan pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan.
4. Penyusunan laporan
Pembuatan laporan sebagai rekomendasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi ketiga di dunia. Pada Tahun 2012, Kekayaan Hayati Indonesia terdiri dari 90 tipe ekosistem, 40.000 spesies tumbuhan, dan 300.000 spesies hewan. Untuk kepentingan konservasi keanekaragaman hayati, akhir tahun 2010 Kementrian Kehutanan telah menetapkan jenis flora dan fauna yang dilindungi, yang terdiri atas Mamalia (127 jenis), burung (382 jenis), reptilia (31 jenis), ikan ( 9 jenis), serangga (20 jenis), krustakea (2 jenis), bivalvia (12 jenis). Namun banyak hal-hal yang tidak tertangani dalam pemanfaatan dan perlindungan kekayaan hayati Negara kita ini. Sehingga seringkali terjadi kerusakan yang disebabkan oleh kegiatan manusia yang tidak mengindahkan kelestarian (Santosa, 2008).

3.2   Kegiatan Utama (Kode A): Pengenalan Organ Tubuh Manusuia
a.       Tujuan
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
Membuka wawasan siswa tentang pentingnya mengetahui organ-organ tubuh pada manusia
b.      Waktu dan Tempat

Waktu Pelaksanaan        : 15 Juli 2014
Tempat  Kegiatan             : SMP N 13 Solok Selatan

c.        Peserta
Peserta dari kegiatan ini adalah siswa SMP N 13 Solok Selatan

d.      Metode Pelaksanaan
1. Persiapan
Yaitu perizinan dan perencanaan kegiatan KKN.
2. Pelaksanaan
Yaitu dengan mengadakan rapat koordinasi, pembuatan kelengkapan administrasi serta penyediaan sarana dan prasarana.
3. Evaluasi Program
Pembenahan akhir dan pemantauan pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan.
4. Penyusunan laporan
Pembuatan laporan sebagai rekomendasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

3.3   Kegiatan Utama (Kode A): Pengenalan Jenis-jenis Hewan Reptilia
a.       Tujuan
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
Memberikan informasi tentang jenis-jenis hewan reptilia yang dlindungi,  berbahaya, dan yang bermanfaat bagi manusia.

b.      Waktu dan Tempat

                Waktu Pelaksanaan        : 23 Juli 2014      
Tempat  Kegiatan             : Jorong Liki, Rumah Taufk Hanafi

c.       Peserta
Peserta dari kegitan ini adalah pemuda dan masyarakat jorong Liki

d.      Metode Pelaksanaan
1. Persiapan
    Yaitu perizinan dan perencanaan kegiatan KKN.
2. Pelaksanaan
Yaitu dengan mengadakan rapat koordinasi, pembuatan kelengkapan administrasi serta penyediaan sarana dan prasarana.
3. Evaluasi Program
Pembenahan akhir dan pemantauan pelaksanaan tugas yang telah  dilaksanakan.
4. Penyusunan laporan
Pembuatan laporan sebagai rekomendasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

                Berdasarkan persebarannya, suatu spesies dapat diartikan sebagai spesies asli, spesies endemik, dan spesies introduksi. Ketiganya sering disebutkan untuk satu pengertian yang sama, padahal masing-masing berbeda. Spesies asli (native species) yang disebut juga indigenous species adalah spesies-spesies yang menghuni suatu wilayah atau ekosistem secara alami tanpa campur tangan manusia. Kehadiran spesies ini melalui proses alami tanpa intervensi manusia. Spesies endemik merupakan gejala alami sebuah biota untuk menjadi unik pada suatu wilayah geografi tertentu. Sebuah spesies bisa disebut endemik jika spesies itu spesies asli yang hanya bisa ditemukan di sebuah tempat tertentu dan tidak ditemukan di wilayah lain. Wilayah di sini dapat berupa pulau, negara, atau zona tertentu. Sementara itu, spesies introduksi (introduced species) merupakan spesies yang berkembang di luar habitat (wilayah) aslinya akibat campur tangan manusia, baik sengaja ataupun tidak. Beberapa spesies ada yang merusak dan bersifat invasif. Namun, lainnya tak berdampak negatif, bahkan menguntungkan bagi ekosistem dan manusia (Royana, 2013)

3.4   KegiatanPenunjang (Kode B): Penerapan Botani Ekonomi (Pembuatan Gantungan Kunci)
a.       Tujuan
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan masyarakat dan  siswa-siswi dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai penunjang ekonomi dan menciptakan kreatifitas dalam pemanfaatan sumber daya alam.

b.      Waktu dan Tempat

Waktu Pelaksanaan        : 04 dan 14 Juli 2014
Tempat  Kegiatan             : Rumah Amak Sainar dan SMP N 13 Solok       Selatan

c.        Peserta
Peserta dari kegitan ini adalah siswa SMP N 13 Solok Selatan dan masyarakat jorong Liki

d.      Metode Pelaksanaan
1. Persiapan
Yaitu perizinan dan perencanaan kegiatan KKN.
2. Pelaksanaan
Yaitu dengan mengadakan rapat koordinasi, pembuatan kelengkapan administrasi serta penyediaan sarana dan prasarana.
3. Evaluasi Program
Pembenahan akhir dan pemantauan pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan.
4. Penyusunan laporan
Pembuatan laporan sebagai rekomendasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan.

 

BAB IV
 KESMPULAN

Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan selama KKN PPM 2014 di Nagari Lubuk Gadang Selatan adalah sebagai berikut:
1.      Siswa memahami dan mengerti akan arti pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan sejak usia dini untuk kehidupan yang lebih baik.
2.      Siswa dapat mengetahui beberapa organ yang penting terdapat dalam tubuh manusia dan perbedaannya dengan makhluk hidup lain.
3.      Masyarakat mengetahui jenis-jenis hewan reptil dan klasifikasinya, jenis yang dilindungi beserta manfaat dan bahaya yang dapat ditimbulkan dari hewan tersebut serta tata cara menanggulangi dampak yang ditimbulkan oleh hewan tersebut yang berupa gigitan.
4.      Masyarakat dan Siswa dapat mengkreasikan dan memiliki keterampilan dalam membuat dan memnfaatkan tumbuhan sebagai karya cipta yang unik, menarik, dan bernilai.



BAB V
SARAN

Adapun saran yang mungkin dapat dilakukan kedepannya demi membangun kelancaran suatu program kegiatan adalah sebagai berikut:
1.       Sebelum melaksanakan kegiatan dalam skala besar seperti yang penulis adakan ini, sebaiknya diadakan acara yang dapat meningkatkan silaturahhmi antar kalangan masyarakat terlebih dahulu.
2.       Dalam acara yang membutuhkan partisiapsi peserta seperti kegiatan ini para pendiri acara hendaknya dapat membuat para peserta aktif dalam kegiatan agar pengetahuan yang diberikan dapat tersalurkan sesuai yang ditargetkan sebagaimana kegiatan ini.
3.        Program yang akan dilaksanakan hendaknya sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.




DAFTAR PUSTAKA



Santosa, A. (Ed) 2008. Konservasi Indonesia, Sebuah Potret Pengeloaan & Kebijakan. Bogor: Perpustakaan Nasional
Royana, Robi., 2013. Panduan Kelestarian Ekosistem untuk Pemanfaatan Panas Bumi. WWF-Indonesia: Jakarta
 

LAMPIRAN

LAMPIRAN DOKUMENTASI
KEGIATAN KKN-PPM UNAND 2014/2015
NAGARI LUBUK GADANG SELATAN


A.            KEGIATAN UTAMA
A.1         PEMUTARAN FILM BIOKONSERVASI

Gambar 1. Pemutaran Film biokonservasi di SMP N13 Solok Selatan

A.2         PEMUTARAN FILM BIOKONSERVASI

Gambar 2. Kegiatan pemutaran film biokonservasi SDN 03 Liki




A.3         PENGENALAN ORGAN TUBUH MANUSIA

Gambar 3. Kegiatan Pengenalan organ tubuh manusia di SMP N13 Solok Selatan
A.4         PENGENALAN JENIS-JENIS HEWAN REPTILIA 
          

    
Gambar 4. Kegiatan Pengenalan Jenis-jenis Hewan Reptilia

B.            KEGIATAN PENUNJANG
B.1          PENERAPAN BOTANI EKONOMI

Gambar 5.  Kegiatan Pembuatan gantungan kunci

B.2          PENERAPAN BOTANI EKONOMI (SMP)


Gambar 6. Kegiatan Pembuatan gantungan kunci

C.            KEGIATAN KHUSUS
D.1         CERAMAH RAMADHAN


Gambar 7. Kegiatan ceramah ramadhan

D.2         MENDOO’A MEMASUKI BULAN RAMADHAN

Gambar 8. Kegiatan mendo’a memasuki bulan ramadhan